Saatnya Industri film animasi menjadi sumber devisa baru di negeri ini
Written by editor   
Tuesday, 16 September 2008

 “Mencengangkan” apabila kita melihat pendapatan industri film animasi per-tahunnya. Dari data perolehan finansial yang di terbitkan oleh www.boxofficemojo.com, film animasi terbaru saja yang berjudul Bolt produksi Buena Vista bisa mendapatkan $95.009.000 atau sekitar 950 miliar rupiah hanya dalam waktu 1 bulan ini, film Kungfu Panda produksi Paramount meraup $215,434,591 atau sekitar 2,1 Trilliun rupiah,  Film Shrek2 produksi Dreamworks mencapai $441,226,247  atau sekitar 4,5 Trilliun Rupiah. Benar – benar fantastik!

Kalau saja kenaikan rata – rata APBN RI mencapai 100 Triliun per-tahun, maka 2% dari APBN RI, sangat mungkin dapat diraih melalui industri film animasi ini.

 Industri film animasi Indonesia masih belum banyak berkiprah baik dinegerinya sendiri, regional apalagi internasional. dan sekarang ditengah himpitan krisis ekonomi global, saatnya para creator dan animator Indonesia bangkit!.

Bagi kaum muda yang berminat menjadi animator sebenarnya tidak sulit, tinggal mengikuti saja pendidikan spesialis Movie Animator. Misalnya di Bandung terdapat lembaga kuliah spesialis yang sudah lama terfokus dibidang animasi bernama Quantum College yang beralamat di jalan Supratman 88 Bandung telp.022 7271661, Q-College dapat disebut sebagai perintis untuk pendidikan spesialis web dan animasi.

Apabila melihat hasil karya civitas akademika Q-College di www.qcollege.com, sebenarnya potensi untuk mewujudkan industri film animasi di negeri ini benar – benar sangat terbuka. Kurikulum Movie Animator Q-Collegepun dikemas oleh para dosen dan praktisi animasi professional.

Dan saat ini juga Q-College studio segera merilis film animasi terbarunya sebagai manifestasi perjuangan generasi animator baru Indonesia. (topant/qc2008)
Last Updated ( Tuesday, 23 December 2008 )